Kode Etik


Pokok-Pokok Kode Etik

Perseroan telah memiliki Kode Etik dengan pokok-pokok Kode Etik sebagai berikut:

PT AirAsia Indonesia Tbk tetap akan melaksanakan peraturan-peraturan serta etika-etika bisnis yang berlaku dengan terus mengembangkan dan mengadopsi hal-hal yang positif demi melengkapi kekurangan-kekurangan yang belum sempat terpenuhi, sehingga kegiatan bisnis seharihari dapat sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.

Peraturan perusahaan senantiasa dibuat berlandaskan dengan integritas, keterbukaan, rasa saling menghormati dan kejujuran serta menjujung tinggi kebijakan gratifikasi guna menghindari tindakan-tindakan korupsi.

Pada saat ini Perseroan baru memiliki kode etik pada setiap unit kerja dan divisi masing-masing dalam Perseroan, dan belum merupakan standar baku yang berlaku di Perseroan. Oleh karena itu Perseroan terus berupaya untuk menyusun standarisasi kode etik yang meliputi pokokpokok budaya perusahaan (corporate culture), serta upaya penegakaannya, yang nantinya akan disosialisasikan untuk dapat diterapkan dan berlaku bagi seluruh karyawan, anggota Dewan Komisaris serta Direksi.

Pemberlakukan Kode Etik

Kode Etik berlaku bagi seluruh lapisan Perseroan. Setiap pelanggaran yang terbukti akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan maupun peraturan yang berlaku.

Penegakan dan Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Whistleblowing adalah suatu tindakan pengungkapan oleh karyawan Perseroan baik yang masih aktif atau sudah purna karya terhadap suatu perilaku atau kejadian yang tidak legal, tidak bermoral atau praktek lain yang tidak sah yang dilakukan oleh karyawan lainnya kepada pihak yang berwenang.

Whistleblowing dalam internal Perusahaan bukan pengganti sistem pengendalian yang telah ada, tetapi bersifat komplementer dan memperkuat komunikasi dengan kultur keterbukaan didalam organisasi serta menyediakan kepedulian karyawan tentang adanya perilaku yang tidak etis di dalam Perseroan, dengan melalui tahapan:

  1. Manajemen lini
  2. Jalur SDM, SPI atau Divisi Legal
  3. Sebagai alternatip terakhir jalur komunikasi, terdapat berbagai jenis penamaan:
    • Kepedulian,
    • Open Talk,
    • Speak Up,
    • Clean,
    • Surat ke CEO,
    • Whistleblowing Internal dll.

Penerapan whistleblowing system akan meningkatkan kepercayaan dan kinerja serta mendukung dan memperkuat implementasi code of conduct.

Pelanggaran Kode Etik Tahun 2018

Tidak ada pelaporan pelanggaran selama tahun 2018.

Kode Etik